Latest News

Contoh Wawancara Dengan Penjual Bakso


Wawancara adalah sebuah dialog percakapan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. Wawancara dilakukan oleh seorang narasumber dan seorang pewawancara. Tujuan wawancara diantaranya yaitu untuk mendapatkan informasi dari narasumber. Pewawancara memiliki peran dalam memberikan pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab.

Contoh Wawancara Dengan Penjual Bakso


Kali ini kita akan memberikan contoh wawancara dengan 

Baca juga : 




Contoh Teks Wawancara dengan Penjual Bakso

Wawancara ini dilakukan oleh Hartono sebagai pewawancara dan Bapak Husen sebagai narasumber atau pedagang.


Hartono: "Selamat pagi Pak, apa kabar, bagaimana dengan dagangannya ?"

Bapak Husen: "Pagi Nak, Alhamdulillah baik, dagangannya juga lancar."

Hartono: "Bagaimana bisa Bapak terinspirasi untuk berdagang bakso?"

Bapak Husen: "Sebenarnya, kakak saya telah lebih dulu yang berjualan bakso. Kakak saya jualan bakso di Wonogiri. Awalnya saya meminta diajari untuk membuat bakso, setelah saya bisa saya ijin untuk buka cabang di tempat ini, akhirnya beliau menyetujuinya."

Hartono: "Mulai kapan Bapak berdagang bakso?"

Bapak Husen: "Saya mulai jualan bakso pada tahun 2000."

Hartono: "Kalau boleh saya tahu, apa bahan untuk membuat bakso?"

Bapak Husen: "Bahannya banyak, yang paling penting yaitu daging dan tepungnya. Soal bumbu itu masalah mudah."

Hartono: "Adakah orang lain yang membantu dalam berjualan bakso?"

Bapak Husen: "DAlam hal ini, bapak dibantu oleh istri, beliau memiliki tugas sebagai kasir, saya mempekerjakan 2 orang karyawan dan saya sendiri bertugas dalam membuat baksonya. "

Hartono: "Berapa keuntungan bersihnya?"

Bapak Husen: "Dalam satu hari, minimal keuntungan bersih yang didapat yaitu lebih dari Rp300.000,00."

Bapak Husen: "Lumayan juga ya pak? Terimakasih telah menyempatkan waktunya."

Hartono: "Ya sama-sama Nak."

1 Response to "Contoh Wawancara Dengan Penjual Bakso"

  1. Terima kasih thor, lumayan untuk tugas adik saya

    BalasHapus